Bola Online Arsenal Dibayangi Krisis

Arsenal Dibayangi Krisis

Arsenal Dibayangi Krisis

Bola Online – Musim ini Arsenal dihantui bayang-bayang krisis. Hal ini karena ketika saingannya meraih kemenangan, justru The Gunners takluk di kandang sendiri dengan skor yang memalukan yaitu 1-3. Tentu hasil ini adalah periode terburuk untuk Arsenal selama 30 tahun terakhir dalam kancah Liga Inggris. Di kurun waktu itu, The Gunners selalu meraih poin di laga perdana.

Penggemar Arsenal menilai, jika jatuhnya performa Arsenal di pertandingan perdana dikarenakan kebijakan klub yang pelit untuk mengeluarkan uang di bursa transfer. Fans tersebut bahkan mengancam akan membuat tribun di Emirates Stadium kacau apabila manajemen klub tidak melakukan perubahan.

Sejak klub London Utara tersebut dilatih oleh Arsene Wenger, muncul kebijakan untuk memaksimalkan pemain muda dalam tim inti. Arsene Wenger lebih memperhatikan pemain muda dari pada membeli pemain dari klub yang lain. Kebijakan itu sempat meraih kesuksesan di periode tahun 2000 hingga tahun 2005.

Saat itu Arsenal dihuni oleh trio Perancis yaitu Thierry Henry dan Patrick Vieira, serta Robert Pires. Berbagai gelar domestik berhasil mereka raih. Rekor tidak terkalahkan dalam seluruh laga di musim 2003/04 juga sudah mereka raih. Setelah Vieira pindah ke Juventus pada tahun 2005, The Gunners mulai limbung untuk menemukan jenderal di lapangan tengah. Kemudian muncul Cesc Fabregas. Arsene Wenger melakukan perjudian dengan menempatkan Fabregas menjadi pemain gelandang pengatur serangan di lini tengah Arsenal saat usianya masih saat muda. Namun ternyata hasilnya sangat efektif.

Namun sayangnya, pertumbuhan Cesc Fabregas tidak diikuti dengan perolehan trofi di semua kompetisi yang diikuti sehingga Fabregas memutuskan untuk hengkang ke Barcelona pada tahun 2011 lalu. Setelah Fabregas pergi, The Gunners belum berhenti mengeluarkan bakat baru. Sosok utama Arsenal sesudah itu adalah Robin van Persie.

RVP yang ganas di lini depan membuat Arsenal masih mampu bersaing di papan atas klasemen Liga Inggris walaupun telah delapan tahun tidak memperoleh gelar di semua ajang. Bencana kemudian datang saat RVP memilih untuk bergabung ke klub saiangan mereka yaitu Manchester United di tahun 2012 yang lalu. The Gunners mulai kesulitan untuk meningkatkan performa di setiap laga yang diikuti. Justru kualitas tim mereka jadi tak stabil. Waktu dalam bursa transfer yang semakin mepet membuat Wenger harus bergerak dengan cepat. Negosiasi dengan Madrid juga dilakukan dalam 48 jam belakangan ini untuk membawa pemain Madrid. Arsenal juga sedang memantau perkembangan pemain lain namun pergerakan Wenger kali ini tampak panik.

Arsenal dihantui oleh bayang-bayang kegagalan dalam merekrut pemain baru di bursa transfer musim panas ini. Pada beberapa kesempatan, The Gunners selalu kehilangan incarannya walaupun telah dikabarkan akan segera mengontrak dengan resmi. Kenyataan tersebut menjadi pukulan yang telak untuk Wenger yang sangat berharap agar pemain-pemain incarannya bisa memperkuat Arsenal. Namun Wenger masih terlihat optimis di akhir waktu bursa transfer. Hingga saat ini Arsenal hanya berhasil memboyong Yaya Sanogo saja itupun dengan status bebas transfer. Bola Online