Bola Online Tata Mencadangkan Xavi

Tata Mencadangkan Xavi

Tata Mencadangkan Xavi

Bola Online – Pentas Liga Champions harus kehilangan pemain yang selalu menghiasi laga Barcelona selama tiga tahun terakhir di ajang Liga Champions. Nama pemain itu adalah Xavi Hernandez. Pergantian manajer dari Pep Guardiola ke Tito Vilanova memang masih menyisakan skema lama. Tapi, datangnya Tata Vilanova menjadikan Xavi tidak lagi menjadi tumpuan penting Blaugrana.

Dia pertandingan pembuka Liga Champions saat Barcelona melawan Ajax Amsterdam, Tata ternyata menempatkan Xavi dalam daftar pemain yang duduk di bangku cadangan. Sementara Cesc Fabregas jadi pilihan utama pada dua pertandingan tersebut. Jika kembali ke tanggal 20 Oktober 2010 silam atau hampir tiga tahun yang lalu, saat itu Xavi tidak diturunkan oleh Barcelona di kancah Eropa. Waktu itu, Barca tengah melawan Copenhagen pada babak ketiga play-off yang berhasil mereka menangkan dengan skor 2-0.

Pemain berusia 33 tahun tersebut memang jadi tumpuan penting bagi Barcelona di turnamen klub yang paling bergengsi di benua Eropa itu. Dari 126 kali penampilannya di Liga Champions, Xavi Cuma 16 kali berada di cadangan. Skema yang diperankan Barca yaitu tiki-taka terlihat sangat membutuhkan permainannya. Namun ketergantungan akan Xavi tersebut berhasil berbuah manis untuk prestasi Barcelona. Tiga gelar Liga Champions sukses disumbangkan oleh Xavi yang telah membela tim senior Barca pada tahun 1998 yang lalu.

Ketika Xavi dicadangkan, Tata justru menjanjikan permainan yang sempurna. Gerardo Martino menyatakan jika permainan Barcelona sedikit lagi akan mencapai titik sempurna. Pernyataan tersebut diucapkan oleh Tata setelah berhasil mengalahkan Ajax Amsterdam dengan skor 4-0. Sang juara La Liga tersebut kesulitan untuk menembus barisan pertahanan Ajax di paruh babak pertama. Tapi, Lionel Messi yang mencetak hattrick dan ditambah dengan tendangan Gerard Pique menjadikan Barca menang di pembukaan ajang Liga Champions. Martino pun menanggapi bahwa Barcelona belakangan ini mulai meraih kesempurnaan pada permainan dan untuk itu para suporter pun meminta lebih. Walaupun demikian, Barca akan terus menuju bentuk Barcelona seperti yang biasanya.

Menurut Tata, Barcelona tidak bermain bagus di awal laga sesudah sering melakukan kesalahan dan lebih memilih mengandalkan permainan bola panjang. Tapi, secara perlahan mulai menunjukan permainannya kembali setelah turun minum. Namun Martino mengatakan bahwa secara keseluruhan tim sudha bermain dengan bagus. Mereka harus bisa mempertahankan level permainan tersebut sepanjang 90 menit.

Media di Spanyol banyak yang menilai jika Tata secara perlahan mulai meninggalkan skema tiki-taka yang sudah dibentuk oleh manajer lama mereka yaitu Pep Guardiola dan kemudian dikembangkan oleh Tito Vilanova. Tapi, hal tersebut langsung dibantah oleh sang pengolah strategi tersebut. Dia mengatakan bahwa spekulias media itu tidak benar. Barcelona hanya berusaha mencari alternatif. Hal itu tidak berarti jika Barcelona berganti gaya. Bola Online