Taruhan Bola Malaga Dimiliki Oleh Pengusaha Qatar

Malaga Dimiliki Oleh Pengusaha Qatar

Malaga Dimiliki Oleh Pengusaha Qatar

Taruhan Bola – Dunia sepakbola yang glamour memang banyak mengundang para taipan kaya asal negeri Qatar. Banyak klub-klub elit di eropa saat ini di miliki oleh pengusaha dari negeri kaya minyak tersebut. Dan salah satunya adalah Málaga Club de Fútbol atau hanya Málaga CF, adalah sebuah klub sepak bola Spanyol yang berbasis di Málaga, Spanyol. Tim Malaga saat ini dimiliki oleh investor asal Qatar yang bernama Abdullah bin Nasser bin Abdullah Al Ahmed Al Thani.

Klub ini telah memainkan 33 musim di La Liga, 34 di Segunda División, empat di Segunda División B dan sebelas di Tercera División. Mereka juga memenangkan UEFA Intertoto Cup pada tahun 2002 dan memenuhi syarat untuk musim berikutnya tampil diPiala UEFA dan mencapai babak perempat final. Mereka juga telah lolos ke Liga Champions 2012-13 di mana mereka juga menjadi quarterfinalists.

Karena masalah ekonomi klub, presiden Fernando Sanz mencari investasi di Doha di Qatar untuk memulai sebuah proyek ambisius, masuk dalam percakapan dengan syekh Abdullah ben Nasser Al Thani. Pada 11 Juni 2010, setelah minggu negosiasi, Al-Thani resmi menjadi pemilik baru dalam entitas, dan menjadi presiden pada tanggal 28 Juli yang diputuskan dalam rapat anggota. Pada 28 Juni 2010, Jesualdo Ferreira ditunjuk sebagai pelatih. Setelah itu adalah masa penandatanganan pemain terkemuka seperti Salomon Rondón dan Eliseu. Namun pada bulan November, Jesualdo dipecat karena dia tidak menunjukkan kinerja yang diinginkan. Kemudian dewan klub menunjuk Manuel Pellegrini sebagai pelatih baru.

Dalam persiapan untuk musim 2011-12, klub disponsori oleh Nike sebagai pemasok kit klub yang berbeda. Namun Málaga mencapai kesepakatan kerjasama dengan UNESCO. Pemain yang menonjol musim itu adalah Ruud van Nistelrooy, gelandang Jérémy Toulalan dan penandatanganan paling mahal dalam sejarah klub Santi Cazorla, yang tiba dari Villarreal dengan banderol 21 juta euro. Pemain lain yang kurang menonjol seperti Isco, mantan gelandang tim nasional Joaquín Sánchez dan bek kiri Nacho Monreal, adalah kunci sukses di Málaga musim itu di mana klub memenuhi syarat untuk pertama kalinya dalam sejarah tampil di Liga Champions, setelah finis di La Liga 2011-12 di posisi empat.

Musim berikutnya Málaga dilarang oleh UEFA, bersama dengan klub lain atas utang-utangnya, sehingga lembaga dalam sebuah pernyataan menyatakan bahwa klub akan dikeluarkan dari kompetisi dalam empat musim berikutnya. Namun kemudian larangan itu akhirnya diturunkan menjadi satu musim dan Málaga dikeluarkan dari Liga Europa 2013-14. Pada musim panas tahun 2013, ISCO dijual ke Real Madrid CF, Joaquín ke Fiorentina dan gelandang Jeremie Toulalan ke AS Monako. Posisi manajerial juga berubah dengan Bernd Schuster mengambil alih jabatan manajer dari Manuel Pellegrini. Taruhan Bola