Taruhan Bola Mourinho Buat Atmosfir Terburuk di Madrid

Mourinho Buat Atmosfir Terburuk di Madrid

Mourinho Buat Atmosfir Terburuk di Madrid

Taruhan Bola – Raul Albiol baru-baru ini membuat pernyataan mengejutkan mengenai mantan klubnya Real Madrid. Ia mengungkapkan bahwa musim terakhirnya bersama Los Blancos merupakan masa paling buruk yang pernah ia alami selama berkarir di klub yang bermarkas di ibukota Spanyol tersebut.

Albiol pindah ke Napoli setelah musim kompetisi tahun lalu berakhir. Dirinya sudah menghabiskan empat musim karirnya untuk mengabdi di Santiago Bernabeu. Musim yang sekaligus menjadi kali terakhir ia mengenakan seragam kebesaran Madrid itu diwarnai dengan ketegangan dan konflik yang terjadi antara manajer utama dan pemain yang sudah menjadi langganan starter seperti Sergio Ramos dan Iker Cassilas.

Albiol sendiri mengaku tidak memiliki masalah pribadi dengan Jose Mourinho, namun mantan pemain bertahan Valencia itu mengaku bahwa suasana di ruang ganti tidak terlalu bagus di sepanjang musim kompetisi 2012/2013. “Ketika saya bekerjasama dengan Mourinho, tidak pernah ada hubungan yang buruk, saya selalu bisa mengikuti apa yang ia kehendaki. Bisa dibilang hubungan saya dengan sang Bos cukup normal”, ujarnya kepada El Pais.

“Tiga bulan terakhir bersama Real Madrid bukanlah waktu yang menyenangkan, karena kami kalah dalam perebutan titel juara liga, tersingkir dari babak knock-out Liga Champions, dan kalah di babak final Copa Del Rey” “Mungkin tahun lalu adalah masa di mana rasa hormat merupakan sesuatu yang langka untuk ditemukan di atmosfir ruang ganti, namun saya tetap berusaha bekerja sebaik mungkin dan membina hubungan baik dengan Jose Mourinho. Albiol sejauh ini sudah memulai karir barunya di Serie A dengan baik. Ia bermain di dua laga yang dijalani Napoli. Kubu yang kini ditangani oleh Rafael Benitez itu bahkan mampu menjadi pemuncak klasemen liga Italia.

Pemain berusia 28 tahun itu mengaku sangat gembira untuk bisa kembali bekerja sama dengan mantan bos nya di Valencia, Rafael Benitez. Kerja sama keduanya saat itu mampu membuahkan hasil manis bagi klub berlogo kelelawar itu. Mereka mendobrak dominasi Barca dan Madrid dengan merebut titel juara La Liga di musim kompetisi 2003/2004.

“Saya kini kembali menikmati bermain bersama pelatih yang memiliki rasa percaya diri tinggi, menikmati tekanan dari sebuah pertandingan, hal-hal semacam itulah yang akan memberikan rasa kepuasan bagi anda sebagai seorang pemain profesional”, ujarnya. “(Menyelesaikan proses kepindahan) tidak membutuhkan waktu lama bagi saya, di dalam beberapa hari kami sudah bisa menyelesaikan semuanya. Itu merupakan keputusan yang cukup mudah untuk dibuat – klub tersebut memiliki Benitez, mereka sudah mendapatkan (Jose) Callejon, mereka memiliki sebuah proyek untuk dijalankan dan Napoli selalu menjadi kota dengan budaya sepakbola yang kuat” Taruhan Bola